Anak Baper
Advertise Here !Have A Brand ? (728x90)

Kegiatan Tambang Freeport Yang Menjadi Rahasia Umum, Bikin Penasaran!

Kegiatan Tambang Freeport Yang Menjadi Rahasia Umum, Bikin Penasaran! – Jika mendengar tentang Freeport apakah yang langsung terlintas di pikiran kalian ? Ya, memang tidak jauh dari pertambangan tembaga, emas dan yang pasti Papua. Sebutan tadi memang benar adanya, namun sebelumnya Anda sudah mengetahui bagaimana proses panjang dari aktivitas pertambangan Freeprot Indonesia ? Bikin penasarnan bukan ? Silakan simak ulasan berikut, semoga bisa menjadi suatu pengetahuan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.

Disebabkan masih terdapat banyak sobat baper yang belum mempunyai wawasakan akan proses pertambangan Freeport di Papua, maka admin anakbaper.com mencoba menggali informasi mengenai kegiatan pertambangan emas maupun tembaga di bagian Timur Indonesia. Bagaimana proses panjangnya Freeport , ikuti terus ya.

Freeport

Proses kegiatan tambang Freeport yang belum diketahui banyak orang

Pekerja harus naik Kereta Gantung ke tambang Grasberg

Sobat tentunya sudah tidak asing lagi dengan kawah besar yang menjadi area operasional Freeport Indonesia selama ini, namun mungkin sebagian dari masyarakat Indonesia belum mengetahui kawah yang benar Grasberg. Posisinya berada di ketinggian 4.285 meter di atas permukaan laut.

Untuk perbandingannya, Gunung Semeru yang menyandang gelar puncak tertinggi di Pulau Jawa hanya 3.676 mdpl saja. Lantas, gimana cara menuju ke penambangan Grasberg? Tanpa diketahui banyak orang, para pekerja menggunakan kereta gantung untuk menuju penambangan yang terletak di sebuah kawasan bernama Mile 74.

Kereta gantung yang digunakan oleh para pekerja dibangun oleh Freeport Indonesia bernama Fun Fact bahkan tercatat sebagai kereta gantung dengan bentangan terpanjang diseluruh dunia.

Proses penambangan di Grasberg

Pada area Gasberg terdapat beberapa divisi yang bertugas, misalnya seperti divisi geologi berperan sebagai eksplorasi dan memetakan kandungan mineral yang berada di seluruh area tambang. Kemudian dari hasil eksplorasi tersebut akan dijadikan peta demgan visualisasi yang lebih jelas oleh divisi desain engineering produksi.

Sesudah memetakan persebaran mieral yang terletak di Grasberg, tahapan selanjutnya yakni melakukan drilling ataupun pengeboran bertujuan mengambil sampel guna mengetahui seberapa kandungan mineralnya. Dengan jangka waktu 1 kali 24 jam, laboratorium akan menentukan apakah kawasan tersebut bisa ditambang atau tidak.

Hasil ledakan material ini dikumpulkan oleh sebuah mesin bernama Shovel dan kemudian diangkut menggunakan haul Truck berukuran raksasa. Fakta mengejutkan adalah FYI, haul truck yang digunakan Freeport mempunyai ukuran sebesar rumah 2 lantai. Setelah itu, material dihancurkan dengan mesin Crusher.

Adapun sederet fakta menarik mengenai tambang Grasberg, contohnya adalah Grasberg adalah tambang open-pit terbesar dunia. Walaupun begitu, alasan keamanan dan efektivitas, Freeport Indonesia mulai beralih kekegiatan penambangan bawah tanah.

Penambangan bawah tanah

Penambahan bawah tanah, reeport Indonesia lebih banyak menggunakan alat-alat berat yang dikendalukan secara remote berkat teknologi bernama Minegem. Kemungkinan Anda bertanya mengapa Anda dikendalikan secara remote ? Hal tersebut dikarenakan tambang bawah tanah cukup rawan longsor dan rubuh, Anda bisa membanyangkan sendiri yang terjadi jika semua alatas berat tersebut dikendalikan oleh operator manusia.

Baca Juga : Perkembangan Teknologi Industri Perfilman Yang Canggih dan Mempunyai Peranan Penting

Fun Fact, banyak dari operator minegem yaitu perempuan. Banyak juga diantara mereka yang asli Papua. Tetapi untuk menjadi seorang operator minegem dibutuhkan lisensi yang tidak mudah mendapatkannya.

Teknik penghancuran dan penghalusan hasil tambang

Hasil penambangan dari Grasberg dan bawah tanah yang sudah dihancurkan oleh Crusher akan diantar dengan menggunakan Converyor belt sepanjang ratusan meter agar sampai ke Mile 74. Setelah itu hasil material akan dihaluskan kembali menggunakan dua mesin yakni Semi-autogenous (SAG) Mill dan Ball Mill yang masing-masing mempunyai fungsi berbeda.

Peningkatan Kandungan Mineral

Proses penambangan berikutnya mungkin akan membingungkan bagi para pemula, sebab setelah material dihaluskan kemudian dicampir dengan air dan reagent. Tujuannya adalah supaya memisahkan konsentrat yang mengandung mineral tembaga, emas dan perak.

Menggunakan tekni flotasi ataupun pengapungan, mineral tembaga, emas, dan perak tersebut akan mengapung dan membentuk busa-busa lembut seperti yang ada pada foto di atas. Pada proses pertama, kandungan mineral hanya sebatas 14 persen sampai harus diproses ulang hingga kandungan mineral mencapai 65 persen.

Melewati proses flotasi, konsentrat yang mengandung mineral tembaga emas dan perak ini dialirkan ke fasilitas pengeringan atau dewatering plant menggunakan pipa sepanjang 110 kolomenter. Sedangkan material yang tidak mempunyai nilai ekonemo akan dialirkan menuju sungat ke daerah pengendapan di dataran rendah. Sisa material tersebut bernama Tailing.

Demikian sedikit ulasan dari kami mengenai Kegiatan Tambang Freeport Yang Menjadi Rahasia Umum, Bikin Penasaran. Semoga dengan adanya ulasan kali ini bisa menjadi suatu pengetahuan ataupun wawasan penting bagi Anda semua.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *